Cek SKTP P2TK

Padamu Negeri


counters
Senin, 06 Oktober 2014

Makna Lambang dan Pakaian Adat Desa Tandun



MAKNA LAMBANG DAN LES PAKAIAN
PENGHULU ADAT TANDUN

A.  BAJU
Les lengan baju tiga garis, yang satu di tengah agak panjang dari yang dua di bawah, melambangkan Tiga Unsur Pimpinan Desa Tandun dalam istilah Tali Nan Bapilin Tigo.
Lengan baju melilit tiga buah di atas, ujung lengan baju dua buah melambangkan bahwa Ninik Mamak itu adalah menghayati dan mengamalkan Rukun Islam, pada bagian depan baju ada les dari atas ke bawah kiri kanannya, melambangkan Adat Desa Tandun memakai adat Perpatih Nan Sebatang dan Adat Datuk Ketumanggungan.
Les belakang baju itu menjadi satu dengan les di depan yang berarti Adat Perpatih Nan Sebatang dan Adat Datuk Ketumanggungan bersatu.

B.  CELANA
Les celana tiga buah, di tengah agak panjang dari yang dua buah, melambangkan Tungku Tigo Sajorangan, disambut oleh lilitan lima buah di ujung kaki celana, melambangkan Dasar Pada Pancasila.

C.  LAMBANG
Setiap Penghulu Adat kotak lambangnya tetap persegi lima yang berarti mengikuti Rukun Islam dan Pancasila

Dalam kotak tersebut ada padi yang melambangkan budi baik dan tegur sapa. Sedangkan kapas itu melambangkan sopan santun yang baik dan manis. Dan di antara padi dan kapas terdapat simbol masing-masing penghulu adat.

Bagi Datuk Bandaro pakaian kuning dan les kopiah kuning adalah melambangkan Adat Datuk Ketumanggungan. Inilah perbedaan pakaian Datuk Bandaro dengan Ninik Mamak/Penghulu Adat.

D.  SIMBOL/LAMBANG BAJU SETIAP SUKU
1.     Datuk Majo Besar, berlambangkan Telaga Adat Desa Tandun,
2.     Datuk Bijuanso, berlambangkan Kunci Adat Desa Tandun,
3.     Datu Majokayo, berlambangkan Pondasi Adat Desa Tandun,
4.     Datuk Penghulu Besar, dengan lambang Payung Terbuka, melambangkan Kembang Adat Desa Tandun,
5.     Datuk Majoindo, dengan lambang Bulu Ayam Menulis, melambangkan Penulis Adat Desa Tandun,
6.     Datuk Manggung, dengan lambang Merpati Membawa Surat, melambangkan Pelopor/Penghubung antara Penghulu Adat dengan Datuk Bandaro,
7.     Datuk Padukosindo, dengan lambang Carano, melambangkan orang cerdik dibidang adat di rumah Datuk Bandaro,
8.     Datuk Panglimo Besar, dengan lambang Pedang, melambangkan Keamanan Adat waktu perarakan dan di rumah Datuk Bandaro,
9.     Datuk Tanjolelo, dengan lambang Lelo/Meriam, melambangkan Persenjataan dibidang Adat Desa Tandun.

E.   SOLUOK
Soluok Penghulu Adat Ninik Mamak
Soluok Penghulu Adat dengan simbol Lancang Kuning melambangkan Daerah Melayu Riau

F.   KOPIAH PENGHULU ADAT/NINIK MAMAK
Kopiah pakaian sehari-hari adalah les hitam, sedangkan bagi Datuk Bandaro soluok dan lesnya berwarna kuning.

G.  PAKAIAN DAN LES LAMBANG DATUK BANDARO
Pakaian Datuk Bandaro semuanya berwarna kuning, melambangkan pemakaian Adat Datuk Ketumanggungan berasal dari Sultan Siak. Sedangkan Penghulu Ninik Mamak berwarna hitam. Warna Les merah pakaian Datuk Bandaro menandakan Datuk Bandaro adalah contoh bagi Penghulu yang sembilan dan cucu kemanakan baik ucapan maupun perkataannya.

Dalam Kotak Persegi Lima antara padi dan kapas terdapat neraca/timbangan yang berarti dialah yang menjatuhkan hukum dalam adat Desa Tandun. Sedangkan Obor di tiang neraca itu melambangkan Datuk bandaro adalah orang yang memberikan penerangan di bidang adat terhadap Penghulu yang sembilan dan cucu kemanakan yang banyak, dalam istilah adat “Kayu godang di tongah lalang, urek tompek baselo batang tompek basandar, dahan tompek bagantuong, daun tompek batoduo”.

H.  SIMBOL LAMBANG BAJU DATUK BANDARO
Tonggak yang sembilan menjunjung segi lima obor dan neraca, melambangkan bahwa penghulu yang sembilan menjunjung kebesaran Datuk Bandaro sebagai Pucuk Pimpinan Adat dalam Kedesaan Tandun.

0 komentar:

Admin

Admin

Waktu

Pengunjung

Free counters!